Webinar “Kemerdekaan Perempuan dalam Sejarah Nasional”

September 7, 2021 | Admin

Tuntutan penulisan sejarah di Indonesia yang lebih adil gender kini semakin kencang di dalam kajian sejarah perempuan. Hal ini merupakan arah perkembangan keilmuan yang baik, mengingat pengarus utamaan gender dalam penulisan sejarah mengalami pasang surut yg berarti dalam historiografi selama ini. Di tengah-tengah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), Jurnal Sejarah Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) menerbitkan edisi Historiografi sejarah perempuan Indonesia dalam perspektif feminis. Pendekatan feminis menjadi kerangka acuan dengan maksud untuk menemukan kembali, membongkar, sekaligus menyusun ulang cara melihat sejarah perempuan saat ini. Pandangan misoginis ataupun hanya perempuan maskulin yang menjadi tokoh sejarah mulai digugat. Peran-peran perempuan dalam dunia publik dan hal-hal yang dianggap “tugas perempuan” kini dibongkar kembali untuk melihat peran perempuan masa lalu secara kritis baik yang ditemukan tertulis ataupun tidak dalam arsip-arsip resmi. Untuk mengetahui beragam pengetahuan itu, diperlukan pendekatan perspektif feminis dalam metode serta metodologi.

Komunitas Sejarawan Perempuan adalah perkumpulan sejarawan-sejarawan perempuan yang terdiri dari sejarawan akademisi, sejarawan publik, peneliti sejarah di LIPI dan NGO hingga pengajar sejarah di Universitas. Kami saling membaca karya, berdiskusi tentang topik sejarah terkini dan identitas perempuan memberi pandangan baru terhadap pengetahuan dan pemahaman sejarah yang ajeg. Dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia ke-76, Komunitas Sejarawan Perempuan bersama dengan Jurnal Sejarah Masyarakat Sejarawan Indonesia akan bersama-sama membedah isi jurnal dan mendiskusikannya kepada khalayak luas.

Webinar ini akan kami laksanakan sebagai rangka “memerdekakan” perempuan dalam kanon historiografi sejarah nasional selama ini. Kami akan membahas kritik penulisan sejarah perempuan terhadap historiografi nasional dan penulisan sejarah di Indonesia, metode yang ditawarkan dalam perspektif sejarawan perempuan serta capaian-capaian yang telah dilakukan para peneliti sejarah perempuan dalam historiografi sejarah perempuan kontemporer. Maka dari itu, acara akan dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut dengan mengundang para penulis jurnal serta penanggap dari sejarawan umum. Acara akan berlangsung dari tanggal 27 Agustus 2021 dan ditutup pada minggu, 29 Agustus 2021. Webinar akan dilaksanakan secara daring melalui zoom. Para peserta yang hadir akan mendapatkan sertifikat dan peserta yang beruntung juga akan mendapat bingkisan berupa voucher diskon belanja buku dari Komunitas Bambu sebesar 50%.

Jurnal Sejarah terbaru bisa Anda baca secara gratis melalui tautan ini

Jadwal dan Pengisi Acara

1. Jumat, 27 Agustus 2021

Pembukaan : Anna Mariana (Editor Jurnal Sejarah MSI & Pengurus Komunitas Sejarawan Perempuan)
Sambutan : Andi Achdian (managing editor Jurnal Sejarah MSI)

Topik : Kritik, Metode dan Metodologi

Pemateri 1 : Eunike Gloria Setiadarma
Pemateri 2 : Agung Ayu Ratih

Penanggap : Dias Pradadimara*

Moderator : Gani Achmad Jaelani

2. Sabtu, 28 Agustus 2021

Topik : Sumber-sumber sejarah perempuan

Pemateri 1 : Indah Wahyu Puji Utami
Pemateri 2 : M.T.H Pratama
Pemateri 3 : Ismi Indriani

Penanggap : Grace T. Leksana

Moderator : Nadya Karima Melati

3. Minggu, 29 Agustus 2021

Topik : Historiografi sejarah perempuan

Moderator : Martina Safitry

Pemateri 1 : Tedy Harnawan
Pemateri 2 : Galuh Ambarsasi

Penanggap : Saskia Wierenga

Bagi kalian yang t sempat mengikuti rangkaian acara ini bisa menonton tayangan ulangnya di Youtube Komunitas Sejarawan Perempuan.